Upacara Sedekah Bumi (Indramayu)

Nama Upacara
Nama Upacara yang dimaksud adalah Sedekah Bumi

Maksud dan Tujuan Upacara
Maksud dan tujuan diselenggarakannya upacara Sedekah Bumi adalah permohonan para petani agar hasil tani pada periode yang akan datang berhasil dengan baik.

Waktu Penyelenggaraan Upacara
Upacara Sedekah Bumi diselenggarakan menjelang musim tanam padi.

Tempat Penyelenggaraan Upacara
Sama halnya dengan upacara Mapag Sri, upacara Sedekah Bumi diselenggarakan di sawah demplot yaitu sawah percontohan milik perorangan yang dikelola secara bersama-sama. Tidak semua desa memiliki sawah demplot. Kalau di suatu desa yang akan menyelenggarakan upacara Sedekah Bumi tidak memiliki sawah demplot, maka upacara Sedekah Bumi diselenggarakan di sawah yang letaknya strategis yaitu di pinggir jalan, pematangnya yang luas, dan hasil sawahnya baik.

Tempat lain yang digunakan adalah pendopo desa yaitu tempat dilaksanakannya keramaian berupa pertunjukan wayang kulit purwa. Pertunjukan wayang kulit purwa ini sebagai isyarat atau pengumuman kalau sudah waktunya para petani bersiap-siap untuk mengerjakan sawahnya masing-masing.

Teknis Penyelenggaraan Upacara
Sebelum menginjak ke upacara, pemuka desa bermusyawarah untuk membicarakan pelaksanaan upacara menjelang tanam padi. Usai musyawarah melakukan pemungutan dana yang bersarnya bergantung kemampuan masing-masing. Setelah dana terkumpul baru diadakan keramaian.

Pihak-Pihak yang Terlibat Upacara
Upacara Sedekah Bumi melibatkan banyak pihak. Pertama adalah punduh yaitu orang yang memimpin upacara. Seorang punduh adalah orang yang dituakan. Is figur yang memiliki kemampuan berkomunikasi dengan kekuatan supernatural. Selain punduh, adalah kelompok tani atau para petani, dan aparat desa. Pada upacara Sedekah Bumi biasanya tamu yang datang dari tingkat kecamatan.

Persiapan dan Perlengkapan Upacara
Persiapan tahap pertama adalah rapat pembentukan panitia. Tahap kedua pengumpulan dana untuk biaya upacara Sedekah Bumi. Tahap ketiga adalah mempersiapkan perlengkapan upacara pokok berupa sesajen.

Sesajen ini hampir sama dengan sesajen untuk upacara Mapag Sri. Bedanya, untuk Upacara Sedekah Bumi sesajennya tanpa alat make up. Selain itu ada pula satu buah tumpeng. Usai upacara, tumpeng tersebut menjadi hak punduh.

Jalannya Upacara
Upacara Sedekah Bumi meliputi tahapan memilih bibit dan membereskan irigasi. Pelaksanaan Upacara Sedekah Bumi ini sifatnya intern dari desa ke bawah. Bisa dilaksanakan oleh satu desa, satu blok, atau individu.

Sumber:
Galba, Sindu, Ria Intani. dkk. 2004. Budaya Tradisional pada Masyarakat Indramayu. Bandung: Kementrian Kebudayaan dan Pariwisata.
hal
Dilihat: