Jangjang Kalong

Kalong adalah sebutan orang Sunda bagi kelelawar, mamalia yang dapat terbang berasal dari ordo Chiroptera dengan kedua kaki depan berevolusi menjadi sayap. Namun, apabila di depannya ditambahkan kata jangjang, maka yang terlintas di benak sebagian orang Sunda di Kabupaten Kuningan adalah sebuah makanan yang rasanya gurih dan legit merangsang berbentuk menyerupai sayap kelelawar sedang terkembang.

Bahan pembuat jangjang kalong mirip seperti nagasari, yaitu santang kelapa, gula pasir, vanili bukuk, garam, dan pisang kepok. Bedanya, bila nagasari menggunakan tepung beras halus, jangjang kalong berbahan tepung kasar beras ketan. Di tempat asalnya, yaitu di Desa Cibingbin, Kanuingan, jangjang kalong umumnya dihidangkan dalam besek pada saat ada hajatan atau sebagai kelengkapan ketika menyuguhi tamu undangan.
Dilihat: