Desa Paku Alam

Letak dan Keadaan Alam
Desa Paku Alam berada sekitar 5 kilometer sebelah barat Ibukota Kecamatan Darmaraja atau sekitar 26 kilometer dari Kota Sumedang dengan titik koordinat 6°53'7"S 108°4'43"E. Secara geografis batas-batas desa ini adalah: sebelah utara berbatasan dengan Desa Cigintung dan Desa Pejagan, sebelah timur berbatasan dengan Desa Cipaku, sebelah selatan berbatasan dengan Desa Cipaku, dan sebelah barat berbatasan dengan Desa Karangpakuan. Luas wilayahnya sekitar 477 ha, dengan rincian: lahan pekarangan (39 ha), persawahan (150 ha), pengangonan (27 ha), tegalan (99 ha), pemakaman sekitar 2 ha, dan tanah milik negara seluas sekitar 160 ha sebagai bagian dari daerah genangan Waduk Jatigede.

Topografinya berupa dataran rendah dan perbukitan berkemiringan tanah antara 20°-45° dengan ketinggian antara 130-280 meter di atas permukaan air laut. Iklim yang menyelimutinya sama seperti daerah lain di Kabupaten Sumedang, yaitu tropis yang ditandai oleh adanya dua musim (penghujan dan kemarau). Musim penghujan biasanya dimulai pada bulan Oktober-Maret sekitar 93-123 hari dan bercurah rata-rata 2242 mm, sedangkan musim kemarau biasanya dimulai pada bulan April-September dengan lama penyinaran matahari rata-rata sekitar 62,4%. Sedangkan temperaturnya rata-rata berkisar 22,5-23,3 Celcius dan berkelembaban 78,9%.

Kependudukan
Penduduk Desa Paku Alam berjumlah 1867 jiwa atau 728 Kepala Keluarga yang terdiri atas 898 jiwa laki-laki dan 945 jiwa perempuan. Jika dilihat berdasarkan golongan usia, penduduk berusia 0-4 tahun ada 52 jiwa (2,78%), 15-54 tahun ada 59 jiwa (3,16%), 7-12 tahun ada 187 jiwa (10,01%), 13-15 tahun ada 80 jiwa (4,30%), 16-18 tahun ada 58 jiwa (3,10%), 19-25 tahun ada 186 jiwa (9,96%), 26-64 tahun ada 960 jiwa (50,88%), dan 65 tahun ke atas ada 295 jiwa atau (15,80%).

Pendidikan dan Kesehatan
Sarana pendidikan yang terdapat di Desa Paku Alam hanya berupa 1 buah Taman Kanak-kanak (TK Tunas Alam), 2 buah Sekolah Dasar (SDN Kebonkopi dan SDN Cisema) serta sebuah 2 buah MDA (MDA Miftahul alam dan MDA Nurul Alam). Taman Kanak-kanak di desa ini menampung 41 siswa dengan jumlah pengajar sebanyak 4 orang. Sedangkan Sekolah Dasar menampung 131 siswa dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 18 orang dan MDA menampung 110 siswa dengan jumlah tenaga pengajar sebanyak 6 orang.

Adapun tingkat pendidikan yang dicapai oleh penduduk Desa Paku Alam sebagian besar SD/sederajat (721 orang). Sebagian lainnya yang jumlahnya cukup besar adalah tamatan SLTA/sederajat (388 orang) dan tamatan SLTP/sederajat (286 orang). Sedangkan, yang menamatkan Akademi/Perguruan Tinggi hanya 65 orang. Sementara untuk sarana kesehatan hanya ada 4 buah Posyandu dan 1 buah Polindes (Pos Bersalin Desa) dengan tenaga medis sebanyak 42 orang, terdiri atas: seorang bidan, 12 orang kader posyandu aktif, dan 26 orang pengurus Dasawisma aktif. Selain itu ada juga seorang dukun beranak atau paraji yang siap membantu kaum perempuan melahirkan.

Agama dan Kepercayaan
Seluruh penduduk Desa Paku Alam beragama Islam. Aktivitas keagamaan yang mereka lakukan adalah pengajian dan qasidahan. Pengajian dilakukan secara rutin pada sore hari bagi anak-anak, malam hari bagi kaum remaja, dan minggu malam bagi kelompok orang tua. Sedangkan qasidahan yang diikuti oleh kaum perempuan bersifat tidak rutin, hanya saat ada event tertentu saja seperti memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW.

Organisasi Pemerintahan dan Kemasyarakatan
Secara administratif dan teritorial, pemerintahan Desa Paku Alam terdiri dari Pemerintah Desa dan BPD. Pemerintah Desa mencakup 2 dusun (Dusun Cilembu dan Dusun Cisema), 4 kampung, 8 Rukun Warga dan 24 Rukun Tetangga. Pemerintahan desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa (kuwu) dan perangkat desa (sekretaris desa/juru tulis/ulis, Kepala Urusan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Urusan Pemerintahan, Bendahara, Kepala Urusan Pembangunan). Sementara BPD atau Badan Permusyawaratan Desa adalah perwakilan penduduk yang dipilih berdasarkan musyawaraf-mufakat yang terdiri dari Ketua Rukun Warga, pemangku adat, golongan profesi, pemuka agama, atau pemuka masyarakat lainnya.

Selain kedua organisasi pemerintahan tersebut, terdapat juga organisasi kemasyarakatan seperti: Pendidikan Kesejahteraan Keluarga (PKK) beranggotakan 55 orang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD) beranggotakan 5 orang, Linmas beranggotakan 5 orang, Asosiasi Rukun Warga dan Rukun Tetangga (ARWT) beranggotakan 96 orang, 5 unit Kelompok Tani (Poktan), Karang Taruna, organisasi kesenian, dan 2 unit organisasi olahraga.
hal
Dilihat: