Air Terjun Guruh Gemurai

Air Terjun Guruh Gemurai terletak di Desa Kasang, Kecamatan Kuantan Mudik, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau. Penamaan konon air terjun ini diambil dari suara air yang jatuh bergemuruh gemurai ketika terjun dari atas bukit. Kata “guruh” dalam bahasa setempat hampir mirip dengan kata “gemuruh” yang berarti menderu-deru seperti bunyi guruh atau ombak besar mengalun menepis pantai (http://kamusbahasaindonesia.org/). sedangkan gemurai adalah suara percikan air yang berserakan ketika menimpa batu di bawahnya. Jadi, Guruh Gemurai dapat diartikan sebagai air yang mengalir menderu-deru seperti bunyi guruh atau ombak besar dan ketika jatuh menimpa tanah atau bebatuan percikannya akan berserakan dimana-mana.

Untuk mencapai obyek wisata air terjun Guruh Gemurai yang berjarak sekitar 25 kilometer dari Teluk Kuantan, Ibukota Kabupaten Kuantan Singingi tergolong mudah, baik menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi (mobil dan motor) karena jalannya sudah beraspal mulus. Adapun arah jalannya menuju ke Kiliran Jao di perbatasan antara Provinsi Riau dan Sumatera Barat. Bila menggunakan kendaraan pribadi, 19 kilometer dari Teluk Kuantan atau sekitar 3 kilometer sebelum memasuki Kota Lubuk Jambi, Ibukota Kecamatan Kuantan Mudik, pengendara dapat berhenti sejenak untuk menikmati keindahan panorama Danau “Kebun Nopi”.

Namun bila ingin cepat sampai, maka dapat melanjutkan perjalanan hingga ke Kota Lubuk Jambi. Dan, ketika telah melewati Pasar Lubuk Jambi, perjalanan akan mulai mendaki dan berbelok-belok di daerah Desa Koto (Kote Ate) yang sebagian merupakan kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh menuju Desa Kasang. Selanjutnya, dari Desa Kasang perjalanan diteruskan lagi selama sekitar 10 menit hingga tiba di pintu gerbang obyek wisata Air Terjun Guruh Gemurai yang letaknya di sebelah kanan jalan raya. Sebagai catatan, menjelang lokasi air terjun terdapat beberapa balai yang dapat digunakan untuk beristirahat sambil menikmati panorama alam yang membentang luas serta aliran Sungai Kuantan yang berkelok-kelok.

Setelah sampai di pintu gerbang, pengunjung harus membayar karcis masuk sebagai retribusi sesuai dengan Perbup yang telah diatur oleh Dinas Pendapatan Daerah Kabupaten Kuantan Singingi, yaitu sebesar Rp. 3.000,00 untuk orang dewasa dan anak-anak Rp. 1500,00. Sedangkan, bagi yang membawa kendaraan roda dua dikenakan lagi biaya parkir sebesar Rp. 1.000,00 dan roda empat Rp. 1.500,00.

Kondisi dan Fasilitas Air Terjun Guruh Gemurai
Air Terjun Guruh Gemurai memiliki dua curahan yang salah satunya bertinggian sekitar 20 meter. Pada bagian bawah air terjun yang airnya berasal dari kawasan Hutan Lindung Bukit Betabuh terdapat semacam kolam penampungan yang biasanya digunakan oleh para wisatawan menghabiskan waktu sambil bermain air atau berdiri tepat di bawahnyan untuk melakukan terapi pemijatan alami. Tetapi untuk dapat mencapainya, pengunjung harus melewati tangga beton yang dibangun di antara tebing.

Sementara bagi pengunjung yang tidak ingin berbasah-basahan, di sekitar air terjun juga disediakan berbagai macam fasilitas penunjang seperti: arena bermain anak, pentas terbuka untuk mengadakan pertunjukan-pertunjukan, tempat bilas, dan mushola. Jadi, pengunjung tidak hanya dapat bermain air, tetapi juga dapat menyaksikan pertunjukan seni dan atau memanjakan anak-anak mereka di taman bermain sambil menikmati pemandangan alam yang masih asri.

Sumber:
hal
Dilihat: