Arzeti Bilbina

"Percaya enggak percaya, bergantung Anda menyikapinya "

Begitulah kata Arzeti Bilbina di setiap akhir acara bertajuk sama yang dipandunya bersama almarhum Leo Lumanto. Arzeti merupakan presenter program misteri Percaya Enggak Percaya yang ditayangkan oleh stasiun televisi ANTV pada medio tahun 2000-an (tabloidbintang.com). Acara ini berfokus pada berbagai jenis hantu dan seputar penampakannya yang dikaitkan dengan keberadaan mereka dalam dunia Islam.

Percaya Enggak Percaya bukanlah satu-satunya kegiatan yang membuat nama Arzeti dikenal oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Perempuan berdarah Minang bernama lengkap Arzeti Bilbina Huzaimi yang lahir di Krui pada 4 September 1974 ini sebelumnya telah malang-melintang di dunia modeling Indonesia. Arzeti memulai karir sebagai peragawati ketika pindah dari Pesisir Barat dan bersekolah di SMA Negeri 6 Jakarta, sekitar tahun 1992.

Setelah sukses dalam dunia modeling (menjadi peragawati papan atas, pengajar di Face Modelling, dan mendirikan sekolah modeling Zema Management/PT Zema Indonesia), Arzeti mencoba melebarkan sayap ke dunia akting. Menurut uniqpost.com, Arzeti sempat bermain dalam film televisi (FTV) berjudul "Ajari Aku Cinta" (2007), sinetron "Romantika" dan film "Angels Cry", sebuah film yang diilhami oleh peristiwa bom Bali. Sedangkan menurut ketemulagi.com dan kuakap.com masih ada sejumlah film dan sinetron yang diperankan oleh Arzerti, yaitu: Tenggelamnya Kapal Van der Wijck, Cinta Bersemi di Putih Abu-abu The Series, Super ABG, Putih Abu-abu 2, Ji Ung Pendekar Cabe Rawit, dan Si Biang Kerok Cilik. Selain itu, dia tidak hanya memandu acara reality show Percaya Enggak Percaya saja, tetapi juga Mamamia yang ditayangkan di stasiun televisi Indosiar pada pertengahan 2007.

Sukses dalam pekerjaan rupanya diikuti pula oleh kesuksesan dalam kehidupan pribadinya. Pada sekitar bulan Februari 2004 Arzeti menikah dengan seorang pengusaha bernama Aditya Setiawan. Dari pernikahan tersebut dia "sukses" meneruskan keturunan. Anak-anak mereka bernama Bagas Wicaksono Rahadi Setiawan (lahir 9 Maret 2005), Dimas Aryo Baskoro Rahadi Setiawan (lahir 12 Maret 2006), dan Gendis Setiawan (lahir 2 Januari 2008) (wowkeren.com).

Tidak puas hanya sebagai pesohor dan pengusaha, Arzeti mulai merambah ke dunia politik, seperti beberapa pesohor lain (Miing Bagito, Dede Yusuf, Eko Patrio, Rieke Dyah Pitaloka dan lain sebagainya). Adapun kendaraan politik yang dipilihnya adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Arzeti bergabung dengan PKB pada tahun 2013. Setahun berikutnya, saat menjabat sebagai Wakil Bendara Dewan Pimpinan Pusat PKB, Arzeti mencalonkan diri menjadi calon legislatif Dapil Jawa Timur 1. Namun, dia gagal menjadi Anggota Dewan (DPR-RI) karena hanya meraih sekitar 50.000 suara (wikidpr.org).

Melihat popularitas Arzeti cukup tinggi di Surabaya DPP PKB berniat mencalonkannya menjadi Walikota Surabaya pada Pilkada 2015 (lensaindonesia.com). Tetapi rezeki dari Tuhan memang tidak pernah tertukar. Seorang kader PKB yang berhasil menjadi Anggota Dewan bernama Imam Nahrawi dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga pada Kabinet Kerja. Arzeti yang dalam Pilleg berada di bawah Nahrawi secara otomatis maju menjadi Pejabat Antar Waktu (PAW) pada 28 Januari 2015 menggantikan Nahrawi sebagai Anggota DPR-RI periode 2014-2019. Mulanya dia duduk di Komisi VIII yang membidangi agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan, kemudian pada bulan September 2016 dimutasi ke Komisi X DPR-RI.

Konsekuensi dari banyaknya peran yang dimainkan dalam arena publik, tentu membuat sepak terjang Arzeti selalu menjadi sorotan. Seperti kata pepatah, semakin tinggi sebuah pohon akan semakin banyak pula terpaan angin yang menggoyangnya. Hal ini terjadi hanya sekitar 10 bulan setelah menjabat sebagai anggota dewan. Pada tanggal 25 Oktober 2015 dia dikabarkan digrebek saat berada di kamar Hotel Arjuno, Malang, bersama Komandan Komando Distrik Militer 0816 Sidoarjo Letkol Kav Risky/Rizeki Indra Wijaya (nasional.kompas.com). Kabar miring tersebut segera dibantah Arzeti dengan menyatakan bahwa pertemuan bersama Letkol Rizeki guna membicarakan suatu pekerjaan. Dan, dalam pertemuan juga dihadiri oleh ajudan Dandim Sidoarjo (ketemulagi.com).

Terlepas dari kabar miring yang menimpa dirinya, yang jelas semenjak menjadi anggota dewan Arzeti sering kali menyatakan tanggapan serta sikap politik berkaitan dengan tugas yang diembannya. Tangapan dan sikap-sikap politik itu antara lain: (1) tanggal 29 Januari 2015 Arzeti meminta tes keperawanan dihilangkan karena tes-nya sendiri bersifat menghilangkan keperawanan. Selain itu, dia berharap Pemerintah meningkatkan anggaran Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA). Alasannya Kementerian PPPA membutuhkan anggaran besar untuk perogram-program perlindungan hukum, pendidikan usia dini untuk mencegah pernikahan usia muda terutama di daerah kepulauan, dan memudahkan aksesibilitas sarana persalinan (wikidpr.org); (2) 11 Februari 2015 menanyakan persiapan Menteri Agama dalam memperbaiki administrasi visa haji karena pemerintah Arab Saudi hanya memberikan visa non-quota sebesar 4.000 buah sementara Indonesia menerbitkan 16.000 quota (wikidpr.org); (3) berkaitan dengan Evaluasi Sistem Manajemen Resiko Penanggulangan Bencana, tanggal 7 April 2015 Arzeti berharap kesejahteraan tenaga BNPB diperhatikan agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi Indonesia (wikidpr.org); (4) masih berkaitan dengan Anggaran dan Program Penanggulangan Bencana, tanggal 8 April 2015 Arzeti menanyakan perlukan perumahan cluster dibatasi karena penambahan perumahan dapat meningkatkan resiko bencana banjir (wikidpr.org); (5) tanggal 16 April 2015 meminta klarifikasi dari Menteri PPPA dalam hal Rencana Strategis Kementerian PPPA menanggulangi meningkatnya angka kecelakaan dan pelanggaran lalu-lintas yang dilakukan oleh kanak-kanak usia 0-10 tahun (wikidpr.org); (6) tanggal 21 April 2015 memberi saran agar Direktorat Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial bekerja sama dengan Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal membuat perundang-undangan guna menyongsong Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di Desember 2015; (7) tanggal 30 September menyarankan agar ada kemaksimalan koordinasi antarinstansi daerah sebagai komitmen Pemerintah Daerah terhadap Perlindungan Anak (wikidpr.org); (8) 19 April 2016 mempertanyakan anggaran yang dikeluarkan untuk Corporate Social Responsibility (CRS) yang akan dibuat menjadi UU dan kemungkinan bagi kaum disabilitas bisa dipekerjaan (wikidpr.org); (9) 13 Juni 2016 Arzeti menginginkan ada program kegiatan positif bagi teenager dalam Renstra Kementerian PPPA (wikidpr.org); dan (10) menyangkut kebijakan moratorium Ujian Nasional, tanggal 1 Desember 2016 Arzeti meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menetapkan sistem standarisasi serta mencari tahu apa yang akan digunakan sebagai pengganti Ujian Nasional (wikidpr.org).

Sementara berkaitan dengan tanah kelahirannya, menurut Sulistyo (2016), ada beberapa hal yang dilakukan Arzeti. Pertama, bersama komunitas Srikandi Kuri pimpinan Dewi Nurani menggelar tabligh akbar sebagai penumbuh keimanan dan ketakwaan sumber daya manusia di Kabupaten Pesisir Barat. Tabligh akbar menyambut bulan suci Ramadhan 1437 H dipusatkan di lapangan Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah pada Kamis, 2 Juni 2016. Dan kedua, melaksanakan misi Gerakan Cinta Al Quran dengan membagikan 10.0001 Al Quran hasil sumbangan masyarakat Krui dan donatur lain di Jakarta kepada seluruh masyarakat Pesisir Barat dan Lampung Barat yang tersebar di 11 kecamatan dan 118 pekon (desa). (gufron)

Foto: http://lifestyle.liputan6.com/read/2350730/arzetti-bilbina-dan-4-gaya-hijab-favoritnya
Sumber:
"RAPBN 2017, Evaluasi APBN 2016, dan Tindak Lanjut Pemeriksaan BPK – Rapat Kerja Komisi 8 dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (MenPP-PA)", diakses dari http://wikidpr.org/rangkuman/rapbn-2017-evaluasi-apbn-2016-dan-tindak-lanjut-pemeriksaan-bpk-rapat-kerja-komisi-8-dengan-menteri-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak-menpp-pa-, tanggal 25 Juni 2017.

"RUU CSR - Rapat Dengar Pendapat Umum Komisi 8 dengan PT Indofood Sukses Makmur", diakses dari http://wikidpr.org/rangkuman/ruu-csr---rapat-dengar-pendapat-umum-komisi-8-dengan-pt-indofood-sukses-makmur, tanggal 25 Juni 2017.

"Komitmen Pemda terhadap Panja Perlindungan Anak – Rapat Komisi 8 dengan Pemda Jateng, Jabar, dan Sulsel", diakses dari http://wikidpr.org/news/komitmen-pemda-terhadap-panja-perlindungan-anak-rapat-dengar-pendapat-komisi-8-dengan-pemda-jateng-jabar-dan-sulsel, tanggal 25 Juni 2017.

Sulistyo, Hilda Sabri. 2016. "Arzetti Biblina Majukan Krui Sebagai Tanah Kelahiran Lewat Kompetensi SDM", diakses dari http://bisniswisata.co.id/arzetti-biblina-majukan-krui-sebagai-tanah-kelahiran-lewat-kompetensi-sdm/, tanggal 23 Juni 2017.

"Rencana Strategis Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak - Rapat Komisi 8 dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak", diakses dari http://wikidpr.org/news/rencana-strategis-kementerian-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak---rapat-komisi-8-dengan-menteri-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak, tanggal 25 Juni 2017.

"Penanggulangan Bencana Alam - Rapat Komisi 8 dengan Ditjen Pengendalian Iklim & Ditjen Sumber Daya Air" diakses dari http://wikidpr.org/news/penanggulangan-bencana-alam---rapat-komisi-8-dengan-ditjen-pengendalian-iklim-ditjen-sumber-daya-air, tanggal 25 Juni 2017.

"Evaluasi Kesiapan Sistem Manajemen Resiko Penanggulangan Bencana - Rapat Panja Komisi 8 dengan Kemensos, Kemendagri, BPKP dan BNPB", diakses dari http://wikidpr.org/news/evaluasi-kesiapan-sistem-manajemen-resiko-penanggulangan-bencana---rapat-panja-komisi-8-dengan-kemensos-kemendagri-bpkp-dan-bnpb, tanggal 25 Juni 2017.

"Kemenag - Rapat Kerja Komisi 8 dan Kementerian Agama", diakses dari http://wikidpr.org/news/kemenag---rapat-kerja-komisi-8-dan-kementerian-agama, tanggal 25 Juni 2017.

"Sesmen PPPA - Rapat Dengar Pendapat Komisi 8 dan Sekretaris Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak", diakses dari http://wikidpr.org/news/sesmen-pppa---rapat-dengar-pendapat-komisi-8-dan-sekretaris-menteri-negara-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak, tanggal 25 Juni 2017.

"Arzeti Bilbina", diakses dari http://wikidpr.org/anggota/54c85838474254c52100001f #tanggapan, tanggal 22 Juni 2017.

"Biodata Lengkap Arzetti Bilbina Angota DPR", diakses dari http://ketemulagi.com/biodata-lengkap-arzetti-bilbina-angota-dpr/, tanggal 19 Juni 2017.

"In Memoriam Leo Lumanto (1969-2017), Host Program Misteri Percaya Nggak Percaya ANTV", diakses dari http://www.tabloidbintang.com/articles/berita/sosok/65276-in-memoriam-leo-lumanto-19692017-host-program-misteri-percaya-nggak-percaya-antv, tanggal 19 Juni 2017.

"Biodata Profil Arzeti Bilbina Dan Foto Terbaru", diakses dari http://www.kuakap.com/2015/10/biodata-profil-arzeti-bilbina-dan-foto.html, tanggal 20 Juni 2017.

"Soal Kasus Arzeti Bilbina, MKD Tunggu Hasil Pemeriksaan Denpom", diakses dari http://nasional.kompas.com/read/2015/10/27/15370581/Soal.Kasus.Arzeti.Bilbina.MKD.Tunggu.Hasil.Pemeriksaan.Denpom, tanggal 20 Juni 2017.

"PKB akan usung Arzeti Bilbina di Pilwali Surabaya", diakses dari http://www.lensaindonesia.com/2015/03/05/pkb-akan-usung-arzeti-bilbina-di-pilwali-surabaya.html, tanggal 23 Juni 2017.

"Arzeti Bilbina", diakses dari http://uniqpost.com/profil/arzeti-bilbina/, tanggal 17 Juni 2017.

"Arzetti Bilbina", diakses dari http://www.wowkeren.com/seleb/arzeti_bilbina/profil.html, tanggal 17 Juni 2017.
Dilihat: