Kabing Enau dan Rotan Muda

Batang rotan tidak hanya digunakan sebagai bahan dasar dalam pembuatan suatu kerajinan, seperti kursi, meja, keranjang, piring, nampan, tudung saji, penggebuk kasur, tas, mainan anak dan lain sebagainya. Di daerah Lampung Barat misalnya, batang rotan atau biasa disebut kabing rotan juga digunakan sebagai bahan pembuat sayuran. Bersama dengan kabin enau, kabin rotan yang masih muda diolah sedemikian rupa untuk disajikan sebagai makanan dalam berbagai upacara adat.

Adapun cara membuatnya, mula-mula dengan mencari kabing rotan yang masih muda serta kabing enau yang sudah tua. Selanjutnya, kabing rotan dan enau yang telah dipilih diiris tipis lalu direndam dalam air selama satu hingga dua jam. Tujuan perendaman adalah agar getah dari kedua kabing atau batang tersebut menjadi luntur dan larut dalam air.

Bila getah telah larut, irisan kabing dibilas hingga bersih kemudian dicampur dengan santan kelapa dan berbagai macam bumbu dapur untuk dijadikan sebagai masakan. Konon, masakan yang berupa sayuran ini telah ada sejak zaman penjajahan Belanda dan diyakini dapat mengobati berbagai macam penyakit. (gufron)
hal
Dilihat: